Desa Wisata Umeanyar Bersiap Hadapi Lonjakan Wisatawan Saat Libur Sekolah
Wisata Kuliner dan Agrowisata Diprediksi Jadi Favorit Wisatawan Lokal
Menjelang musim libur panjang sekolah pada Juni hingga Juli 2026, Desa Wisata Umeanyar di Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, mulai mempersiapkan diri menghadapi potensi peningkatan kunjungan wisatawan. Pengelola desa wisata memperkirakan jumlah wisatawan domestik akan meningkat dibanding hari biasa, terutama pada sektor wisata kuliner dan agrowisata.
Baca Juga “Rekomendasi Wisata Kuliner hingga Belanja di Kota Tangerang, Cocok Dikunjungi di Momen Libur Panjang“
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Umeanyar, I Komang Suardika, mengatakan tren kenaikan kunjungan saat musim libur sekolah sudah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, peningkatan wisatawan lokal diperkirakan mencapai 10 hingga 15 persen.
“Kalau melihat pengalaman tahun sebelumnya, peningkatannya sekitar 10 sampai 15 persen. Wisatawan lokal biasanya tidak melakukan pemesanan lebih dulu dan langsung datang saat masa liburan,” kata Suardika, Rabu, 27 Mei 2026.
Menurutnya, hingga kini belum ada lonjakan pemesanan yang signifikan dari wisatawan domestik. Namun pengelola desa wisata tetap menyiapkan berbagai fasilitas dan layanan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung selama periode libur sekolah.
Desa Wisata Umeanyar Miliki Segmentasi Wisata yang Beragam
Suardika menjelaskan Desa Wisata Umeanyar memiliki karakter wisata yang berbeda untuk wisatawan domestik dan mancanegara. Wisatawan lokal cenderung memilih aktivitas wisata kuliner dan agrowisata, sedangkan wisatawan asing lebih tertarik pada wisata bahari dan spiritual.
“Untuk wisata kuliner dan agrowisata lebih banyak diminati wisatawan lokal. Sedangkan wisata bahari seperti diving, dolphin watching, hingga yoga dan meditasi lebih banyak dikunjungi wisatawan asing,” ujarnya.
Keunggulan tersebut membuat Desa Wisata Umeanyar memiliki pasar wisata yang cukup luas. Selain menawarkan panorama alam pesisir utara Bali, desa wisata ini juga berkembang sebagai destinasi berbasis pengalaman lokal dan aktivitas alam terbuka.
Wisata kuliner di Umeanyar dikenal menawarkan sajian khas Buleleng dan produk olahan masyarakat setempat. Sementara sektor agrowisata berkembang melalui pengelolaan kebun buah serta aktivitas edukasi pertanian yang melibatkan warga desa.
Pokdarwis Siapkan Paket Wisata Terpadu untuk Wisatawan
Untuk meningkatkan daya tarik wisata, Pokdarwis Desa Wisata Umeanyar bersama pemerintah desa dan pelaku usaha lokal tengah menyiapkan konsep paket wisata terpadu. Paket tersebut dirancang agar wisatawan dapat menikmati berbagai aktivitas wisata dalam satu perjalanan.
Rencana paket wisata itu mencakup pelepasan tukik, wisata melihat lumba-lumba, kunjungan ke kebun anggur lokal, wisata kuliner, hingga aktivitas spiritual seperti yoga dan melukat.
“Kami sedang menyusun konsep paket wisata terpadu. Nantinya wisatawan bisa menikmati beberapa aktivitas wisata sekaligus dalam satu paket perjalanan,” kata Suardika.
Konsep tersebut diharapkan mampu memperpanjang lama tinggal wisatawan di Desa Wisata Umeanyar. Selain itu, paket wisata terpadu juga dinilai dapat meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat lokal karena melibatkan banyak sektor usaha.
Pengembangan paket wisata menjadi langkah penting bagi desa wisata untuk bersaing dengan destinasi lain di Bali yang terus menghadirkan inovasi layanan wisata berbasis pengalaman.
Koordinasi Antar Pelaku Usaha Jadi Tantangan Utama
Meski konsep paket wisata terpadu mulai disiapkan, Pokdarwis mengakui masih menghadapi sejumlah tantangan dalam proses pengembangannya. Salah satu kendala utama adalah koordinasi antar pelaku usaha wisata di tingkat lokal.
Menurut Suardika, penyusunan paket wisata membutuhkan kerja sama yang solid antara penyedia transportasi, pengelola objek wisata, pelaku UMKM, hingga penyedia akomodasi dan pemandu wisata.
“Koordinasi antar pelaku usaha masih menjadi tantangan. Semua pihak harus memiliki visi yang sama agar paket wisata ini bisa berjalan maksimal,” ujarnya.
Untuk tahap awal, pengembangan paket wisata terpadu akan lebih difokuskan pada wisatawan domestik. Langkah itu dipilih karena pasar wisata lokal dinilai memiliki potensi besar selama musim libur sekolah dan akhir pekan panjang.
Pokdarwis berharap konsep tersebut dapat menjadi fondasi pengembangan wisata berkelanjutan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa.
Wisata Spiritual dan Agrowisata Terus Berkembang di Umeanyar
Perkembangan sektor wisata di Desa Wisata Umeanyar terus mengalami pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir. Wisata spiritual seperti yoga dan meditasi mulai berkembang sejak 2009 dan menarik minat wisatawan mancanegara yang mencari ketenangan serta pengalaman relaksasi di Bali Utara.
Sementara itu, sektor agrowisata mulai tumbuh sejak 2015 melalui pengembangan kebun buah dan tanaman produktif milik warga. Salah satu potensi yang kini berkembang adalah budidaya anggur konsumsi, termasuk jenis finger grape yang mulai dikenal wisatawan.
Kebun anggur tersebut tidak hanya menjadi tempat produksi pertanian, tetapi juga dikembangkan sebagai destinasi edukasi dan wisata keluarga. Pengunjung dapat melihat proses budidaya sekaligus menikmati hasil panen langsung dari kebun.
Pertumbuhan berbagai sektor wisata itu menunjukkan Desa Wisata Umeanyar mulai bergerak menuju konsep wisata terpadu berbasis alam, budaya, dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Desa Wisata Umeanyar Optimistis Hadapi Musim Liburan 2026
Dengan potensi peningkatan kunjungan selama libur sekolah, Desa Wisata Umeanyar optimistis sektor pariwisata lokal akan bergerak lebih positif pada pertengahan 2026. Pengelola desa wisata berharap peningkatan wisatawan mampu mendorong pendapatan masyarakat dan memperkuat ekonomi lokal.
Persiapan layanan wisata, pengembangan paket terpadu, serta keterlibatan pelaku usaha lokal menjadi strategi utama untuk menyambut wisatawan selama musim liburan.
Pokdarwis juga berharap dukungan pemerintah dan kolaborasi antar pelaku wisata dapat mempercepat pengembangan Desa Wisata Umeanyar sebagai salah satu destinasi unggulan di Bali Utara.
Dengan kombinasi wisata alam, kuliner, agrowisata, dan spiritual, Desa Wisata Umeanyar dinilai memiliki peluang besar menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara pada masa mendatang.
Baca Juga “Rekomendasi Liburan Idul Adha 2026, Dari Wisata Alam hingga Kuliner Keluarga“