Kakorlantas Dorong Polantas Perkuat Kemitraan dengan Komunitas Ojol dan Masyarakat
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, meminta seluruh jajaran Direktorat Lalu Lintas di daerah untuk mempererat hubungan dengan komunitas ojek online (ojol) dan berbagai kelompok masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari strategi membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan yang lebih humanis dan partisipatif.
Menurut Agus, keberhasilan menciptakan ketertiban di jalan tidak hanya bergantung pada penegakan hukum. Hubungan yang baik antara polisi lalu lintas dan masyarakat juga berperan penting dalam menumbuhkan kesadaran berkendara yang aman dan bertanggung jawab.
baca juga”Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026“
Pendekatan Humanis Jadi Strategi Baru Membangun Kesadaran Berlalu Lintas
Dalam arahannya kepada jajaran Dirlantas, Agus mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan untuk menjalin komunikasi dengan komunitas ojol. Ia menilai kelompok tersebut memiliki posisi strategis karena setiap hari beraktivitas di jalan dan memahami berbagai kondisi lalu lintas secara langsung.
Agus mendorong seluruh personel Polantas untuk terus merangkul komunitas ojol serta kelompok masyarakat lainnya melalui dialog, silaturahmi, dan kerja sama yang berkelanjutan. Bahkan, ia mengungkapkan rencana pembentukan Asosiasi Ojol Nusantara sebagai wadah yang dapat memperkuat komunikasi antara pengemudi dan kepolisian.
Menurutnya, para pengemudi ojol dapat menjadi mitra penting dalam menyampaikan informasi lapangan, memberikan masukan terkait kondisi lalu lintas, hingga mendukung berbagai program keselamatan berkendara yang dijalankan Polri.
Komunitas Ojol Dinilai Punya Peran Strategis di Jalan Raya
Kakorlantas menegaskan bahwa komunitas ojol merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki kontribusi besar terhadap mobilitas perkotaan. Kehadiran mereka di berbagai ruas jalan setiap hari membuat para pengemudi memiliki pengalaman langsung terhadap berbagai tantangan lalu lintas.
Karena itu, kepolisian perlu membangun hubungan yang lebih dekat agar tercipta komunikasi dua arah yang efektif. Dengan keterlibatan aktif komunitas ojol, berbagai persoalan di lapangan dapat lebih cepat diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama.
Agus mengungkapkan bahwa saat dirinya turun langsung ke lapangan, banyak pengemudi ojol menyambut positif pendekatan yang dilakukan Polantas. Mereka merasa dihargai karena dilibatkan dalam diskusi dan diajak menjadi bagian dari upaya menciptakan ketertiban lalu lintas.
Paradigma Polantas Bergeser dari Penindakan ke Kemitraan
Dalam kesempatan tersebut, Agus juga menekankan perlunya perubahan paradigma di lingkungan polisi lalu lintas. Ia menilai pendekatan yang hanya berfokus pada penindakan tidak cukup untuk membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan.
Menurutnya, Polantas harus hadir sebagai mitra masyarakat yang mampu memberikan edukasi, pendampingan, dan teladan dalam berlalu lintas. Pendekatan berbasis silaturahmi dan komunikasi yang baik dinilai lebih efektif dalam menumbuhkan kesadaran dari dalam diri masyarakat.
Ketika masyarakat merasa dihargai dan dilibatkan, mereka cenderung memiliki rasa tanggung jawab yang lebih besar terhadap aturan lalu lintas. Kesadaran tersebut dapat mendorong perilaku berkendara yang lebih aman tanpa harus selalu bergantung pada tindakan represif.
Kolaborasi Diharapkan Tingkatkan Keselamatan dan Ketertiban Jalan
Pendekatan humanis yang didorong Kakorlantas sejalan dengan upaya Polri untuk memperkuat kepercayaan publik sekaligus meningkatkan keselamatan di jalan raya. Kolaborasi dengan komunitas ojol dan berbagai elemen masyarakat dapat menjadi sarana efektif untuk menyebarkan edukasi keselamatan berkendara secara lebih luas.
Ke depan, sinergi antara kepolisian dan komunitas pengguna jalan diharapkan mampu menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan. Dengan membangun kemitraan yang kuat, kesadaran berlalu lintas dapat tumbuh secara alami dan menjadi budaya yang melekat di tengah masyarakat.
baca juga”Kakorlantas Terima Audiensi Ojol Jambi, Dorong Pembentukan Asosiasi Ojol Nusantara“