Kampoeng Kuliner Ramadhan Mataram Diserbu 500 Orang

Kampoeng Kuliner Ramadhan di Mataram Diserbu 500 Pengunjung per Hari

Antusiasme Masyarakat Ramadhan di Kampoeng Kuliner Mataram

Kampoeng Kuliner Ramadhan 1447 Hijriyah yang digelar di Teras Udayana, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Dengan lebih dari 500 pengunjung setiap harinya, event ini telah menjadi ajang berburu takjil dan makanan khas Nusantara bagi banyak orang, bahkan dalam kondisi cuaca ekstrem yang melanda kota tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, Cahya Samudra, mengungkapkan bahwa tingkat kunjungan ke Kampoeng Kuliner Ramadhan sangat tinggi meski cuaca di Mataram tidak bersahabat. “Antusiasme masyarakat untuk berburu kuliner Nusantara dan berbuka puasa di Kampoeng Kuliner Ramadhan sangat tinggi, bahkan dengan kondisi cuaca yang ekstrem,” kata Cahya pada Jumat (27/2/2026).

Menarik Pengunjung Meski Cuaca Ekstrem

Cuaca ekstrem di Mataram dalam beberapa pekan terakhir tidak menghalangi semangat masyarakat untuk mengunjungi Kampoeng Kuliner Ramadhan. Dinas Pariwisata menilai bahwa meskipun kondisi cuaca yang tidak mendukung, Kampoeng Kuliner Ramadhan berhasil menarik perhatian masyarakat dan memenuhi target kunjungan. Meja dan kursi yang disediakan oleh panitia selalu terisi penuh setiap hari.

Cahya Samudra juga menambahkan bahwa jika cuaca lebih bersahabat, maka jumlah pengunjung bisa jauh lebih tinggi. “Jika cuaca lebih baik, mungkin antusiasme masyarakat bisa lebih tinggi, bahkan bisa tembus 1.000 pengunjung per hari,” ujarnya.

Inovasi dan Kegiatan Hiburan di Kampoeng Kuliner Ramadhan

Selain suguhan kuliner yang menggugah selera, Kampoeng Kuliner Ramadhan di Mataram juga menawarkan hiburan yang melibatkan pengunjung. Setiap malam, acara talk show dan hiburan musik religi digelar untuk menemani waktu berbuka para pengunjung. Acara tersebut semakin meriah dengan adanya lomba mewarnai anak-anak yang bertemakan Islami, yang bertujuan untuk melatih kesabaran, ketelitian, serta menumbuhkan kecintaan terhadap seni Islam pada anak-anak.

Menu Kuliner Khas Nusantara dan Internasional

Salah satu daya tarik utama Kampoeng Kuliner Ramadhan adalah variasi makanan yang disajikan oleh lebih dari 40 tenant yang berpartisipasi. Menyajikan kuliner Nusantara yang sudah tidak asing bagi masyarakat, seperti ayam Taliwang, ayam merangkat, ayam geprek, nasi gudeg, nasi kebuli dari Timur Tengah, dan berbagai aneka minuman segar, acara ini semakin kaya dengan sajian menu favorit dari berbagai daerah.

baca juga”Aceh Ramadhan Festival 2026 hadirkan ragam kuliner nusantara

“Kami telah mengkurasi dengan seksama tenant yang ikut serta dari sekitar 120 pendaftar untuk memastikan bahwa pengunjung memiliki banyak pilihan kuliner,” tambah Cahya Samudra. Semua menu yang dijual memiliki cita rasa lokal yang sesuai dengan selera pengunjung, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Transaksi Non-Tunai dengan QRIS untuk Kemudahan Pembayaran

Pada Kampoeng Kuliner Ramadhan tahun ini, sistem pembayaran non-tunai QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) menjadi salah satu inovasi baru yang diterapkan. Dengan menggunakan QRIS, transaksi menjadi lebih praktis dan aman bagi para pengunjung maupun pedagang. Setiap tenant di Kampoeng Kuliner Ramadhan sudah dilengkapi dengan alat pembayaran berbasis QRIS, yang menggantikan sistem penukaran uang monopoli yang digunakan pada tahun lalu.

Cahya Samudra menjelaskan bahwa penerapan QRIS ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan dalam bertransaksi selama acara berlangsung. Dengan sistem ini, pengunjung tidak perlu repot membawa uang tunai dan bisa langsung melakukan pembayaran menggunakan aplikasi e-wallet yang terintegrasi dengan QRIS.

Evaluasi dan Perkembangan Kampoeng Kuliner Ramadhan 2026

Kampoeng Kuliner Ramadhan tahun ini tidak hanya menghadirkan berbagai hidangan lezat tetapi juga berbagai kegiatan menarik yang membuat pengunjung betah berlama-lama. Dengan menghadirkan hiburan menarik dan sistem pembayaran modern, acara ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata Mataram semakin berkembang dan lebih adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Panitia berharap event ini bisa menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat setiap Ramadhan. Dengan dukungan teknologi yang lebih baik, seperti sistem pembayaran non-tunai QRIS, serta konsep yang semakin matang, Kampoeng Kuliner Ramadhan dapat terus menarik lebih banyak pengunjung setiap tahunnya. Bahkan, jika cuaca lebih bersahabat di tahun-tahun mendatang, kemungkinan acara ini bisa mencatatkan lebih banyak pengunjung setiap harinya.

Kesimpulan: Kesuksesan Kampoeng Kuliner Ramadhan

Kampoeng Kuliner Ramadhan 2026 di Mataram berhasil menciptakan pengalaman berbuka puasa yang menyenangkan dengan menyediakan berbagai kuliner khas Nusantara, hiburan religi, serta inovasi dalam transaksi non-tunai. Antusiasme masyarakat yang tinggi, meski di tengah cuaca yang kurang bersahabat, menjadi bukti nyata bahwa Kampoeng Kuliner Ramadhan bukan hanya sekadar acara kuliner, tetapi juga ajang yang mempererat kebersamaan dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah.

Penyelenggaraan Kampoeng Kuliner Ramadhan diharapkan terus berkembang dari tahun ke tahun dengan membawa lebih banyak inovasi, menjaga kenyamanan pengunjung, dan memberikan kontribusi positif terhadap ekonomi lokal.

baca juga”Festival Kuliner Ramadhan Fair di Medan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *