Resep Garlic and Salted Chicken Gurih dan Renyah

Garlic and Salted Chicken

Resep Garlic and Salted Chicken Gurih Renyah, Rahasia Ayam Crispy dengan Aroma Bawang Putih
Cara Membuat Garlic and Salted Chicken Ala Restoran Beserta Tips agar Tetap Renyah

Garlic and Salted Chicken menjadi salah satu olahan ayam yang semakin populer di kalangan pencinta kuliner. Hidangan ini menawarkan perpaduan ayam goreng berlapis tepung yang renyah dengan aroma bawang putih tumis dan mentega yang harum. Cita rasanya didominasi gurih dan asin yang seimbang tanpa tambahan saus kental, sehingga cocok disajikan sebagai lauk utama maupun camilan.

Menu ini banyak dijumpai di restoran dan kafe bergaya Asia. Namun, dengan teknik memasak yang tepat, Garlic and Salted Chicken dapat dibuat sendiri di rumah menggunakan bahan yang mudah ditemukan. Kunci kelezatannya terletak pada proses marinasi, komposisi tepung pelapis, teknik menggoreng dua tahap, serta proses akhir menumis bawang putih hingga aromanya menyatu dengan ayam.

Baca Juga “Apakah aman makan cokelat bagi ibu menyusui? Ini faktanya

Garlic and Salted Chicken masih memiliki kemiripan dengan berbagai hidangan ayam goreng khas Asia yang mengedepankan rasa gurih alami dari garam dan bawang putih. Berbeda dengan salted egg chicken yang menggunakan saus kuning telur asin, hidangan ini mempertahankan tekstur ayam tetap kering dan renyah dengan sentuhan mentega serta bawang putih goreng sebagai pelengkap.

Garlic and Salted Chicken Berasal dari Tradisi Ayam Goreng Taiwan

Popularitas Garlic and Salted Chicken tidak lepas dari pengaruh ayam goreng ala Taiwan yang dikenal sebagai yan su ji. Menurut The News Lens International, makanan ini berkembang dari budaya jajanan kaki lima di Kota Tainan pada akhir 1970-an.

Potongan ayam berukuran kecil dibaluri tepung berbumbu, kemudian digoreng hingga renyah dan disajikan dengan campuran garam serta lada. Bentuknya yang praktis membuat hidangan tersebut menjadi salah satu makanan jalanan paling populer di Taiwan.

Rasa Malaysia menjelaskan bahwa yan su ji hingga kini masih menjadi menu favorit di berbagai pasar malam Taiwan. Seiring berkembangnya tren kuliner, muncul berbagai variasi, termasuk Garlic and Salted Chicken yang menambahkan bawang putih tumis dan mentega setelah proses penggorengan.

Teknik finishing inilah yang membuat aroma bawang putih lebih terasa dibandingkan ayam goreng bawang putih biasa. Lapisan mentega juga memberikan sensasi gurih yang lebih kaya tanpa menghilangkan kerenyahan kulit ayam.

Bahan Garlic and Salted Chicken

Resep ini menghasilkan sekitar empat hingga lima porsi dengan waktu persiapan sekitar 20 menit, ditambah marinasi selama satu jam. Proses memasaknya membutuhkan waktu sekitar 20 menit dan tergolong memiliki tingkat kesulitan sedang.

Bahan utama:

700 gram sayap ayam, potong menjadi dua bagian
4 siung bawang putih, haluskan
½ sendok makan jahe parut
1 sendok teh garam
1 sendok makan saus tiram
½ sendok teh merica putih bubuk
4 sendok makan air

Bahan pelapis:

150 gram tepung terigu serbaguna
50 gram tepung maizena
½ sendok teh baking powder
1 sendok teh garam
½ sendok teh merica putih bubuk
1 sendok teh bawang putih bubuk

Bahan tumisan:

2 sendok makan mentega tawar
6 siung bawang putih, iris tipis
3 batang daun bawang, iris halus
Minyak goreng secukupnya

Perpaduan tepung terigu dan maizena memiliki fungsi penting dalam menghasilkan lapisan ayam yang tipis, renyah, dan tidak mudah lembek. Penambahan baking powder membantu membentuk rongga-rongga kecil pada lapisan tepung sehingga teksturnya lebih garing setelah digoreng.

Cara Membuat Garlic and Salted Chicken

Mulailah dengan mencampurkan bawang putih halus, jahe parut, garam, saus tiram, merica putih, dan air hingga menjadi bumbu marinasi. Lumuri seluruh permukaan ayam menggunakan campuran tersebut, kemudian simpan di dalam lemari es selama minimal satu jam agar bumbu meresap ke dalam daging.

Sementara menunggu proses marinasi, campurkan tepung terigu, tepung maizena, baking powder, garam, merica putih, dan bawang putih bubuk hingga merata.

Setelah ayam selesai dimarinasi, balurkan setiap potong ayam ke dalam campuran tepung. Tekan perlahan agar tepung membentuk lapisan tidak rata yang nantinya menghasilkan tekstur lebih renyah setelah digoreng.

Panaskan minyak dalam jumlah cukup banyak menggunakan api sedang hingga mencapai suhu sekitar 160 derajat Celsius. Jika tidak menggunakan termometer, suhu minyak dapat dikenali saat sedikit tepung langsung mengeluarkan gelembung halus ketika dimasukkan.

Goreng ayam selama empat hingga lima menit hingga setengah matang dan berwarna kuning pucat. Angkat lalu diamkan sekitar tiga hingga lima menit agar suhu daging stabil.

Setelah itu, naikkan suhu minyak dan goreng kembali ayam selama satu hingga dua menit sampai berubah menjadi cokelat keemasan. Teknik ini membantu menghasilkan kulit ayam yang lebih garing tanpa membuat bagian dalam menjadi kering.

Tiriskan ayam di atas rak kawat agar minyak berlebih menetes dan uap panas tidak membuat lapisan tepung menjadi lembek.

Lelehkan mentega dalam wajan menggunakan api kecil, kemudian tumis irisan bawang putih hingga berubah warna menjadi kuning keemasan. Masukkan daun bawang dan aduk sebentar hingga aromanya keluar.

Terakhir, masukkan ayam goreng ke dalam tumisan bawang putih, lalu aduk cepat hingga seluruh permukaan ayam terlapisi mentega dan bawang putih secara merata. Koreksi rasa dengan sedikit garam jika diperlukan, kemudian sajikan selagi hangat.

Mengapa Teknik Menggoreng Dua Kali Penting?

Teknik menggoreng dua tahap menjadi salah satu faktor utama yang menentukan kualitas Garlic and Salted Chicken. Penggorengan pertama bertujuan mematangkan daging secara perlahan, sedangkan penggorengan kedua berfungsi mengurangi kadar air pada permukaan ayam sehingga lapisan tepung menjadi lebih renyah.

Pendekatan ini juga banyak digunakan oleh restoran cepat saji dan gerai ayam goreng karena mampu menghasilkan tekstur crispy yang bertahan lebih lama.

America’s Test Kitchen menjelaskan bahwa proses penggorengan kedua membantu menguapkan sisa kelembapan pada kulit ayam. Akibatnya, bagian luar menjadi lebih cepat berwarna cokelat dan menghasilkan tekstur yang lebih garing.

Sementara itu, J. Kenji López-Alt melalui Serious Eats menyebutkan penggunaan tepung maizena dalam adonan pelapis membantu mengurangi pembentukan gluten. Hasil akhirnya adalah lapisan tepung yang lebih ringan, renyah, dan tidak keras saat digigit.

Peran Bawang Putih dan Garam dalam Menciptakan Rasa

Selain teknik memasak, penggunaan bawang putih dan garam juga menjadi faktor penting dalam menciptakan cita rasa Garlic and Salted Chicken.

Dalam buku Salt, Fat, Acid, Heat, Samin Nosrat menjelaskan bahwa garam tidak hanya memberi rasa asin, tetapi juga membantu meningkatkan cita rasa alami bahan makanan. Marinasi sejak awal membuat garam meresap hingga ke bagian dalam daging sehingga ayam terasa gurih secara merata.

Bawang putih yang ditumis bersama mentega memberikan lapisan aroma khas yang tidak diperoleh jika bawang hanya digunakan sebagai bumbu marinasi. Karena itu, bawang putih sebaiknya dimasak menggunakan api kecil agar tidak gosong dan menghasilkan rasa pahit.

Baca Juga “Resep Makaroni Steam Creamy yang Lembut Tanpa Oven

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *